Tinggalkan komentar

Dosa-dosa Besar (Kaba’ir)

Pembagian dosa-dosa besar menurut manhaj Ahlus Sunnah ada dua macam, yaitu:

  1. Dosa-dosa besar yang mengkafirkan pelakunya.
    Dosa-dosa seperti ini dinamakan mukaffirah atau pembatal Islam (iman). Yaitu dosa-dosa besar yang ditunjukkan oleh dalil  syar`i bahwa dosa tersebut adalah kufur dan tidak ada qarīnah (petunjuk lain) yang memalingkan maknanya ke arti lain selain kufur akbar.
  2. Dosa-dosa besar yang tidak mengkafirkan pelakunya.
    Yaitu dosa-dosa besar yang tidak ada dalil syar`i yang mengkafirkan pelakunya. Dalam pandangan al-Wa’īdiyyah[1] (Khawarij dan lainnya), semua dosa besar adalah dosa yang mengkafirkan. Manhaj ini jelas bathil, sebagaimana telah dipaparkan pada pasal lain di buku ini.

Dalam hal ini Murji’ah terbagi menjadi tiga golongan, yaitu:

  1. Golongan pertama; mengkafirkan pelaku mukaffirah, karena dikerjakannya mukaffirah menunjukkan tidak adanya tashdīq (pembenaran) dalam hati. Hal ini karena mereka beranggapan bahwa iman hanyalah tashdīq dalam hati. Sebaliknya, Ahlus Sunnah mengkafirkan pelaku mukaffirah adalah karena perbuatan mukaffirah itu sendiri adalah suatu kekufuran, tanpa harus menyandarkan hukum itu dengan apa yang ada di hati.
  2. Golongan ekstrim; menyatakan bahwa pelaku mukaffirah adalah kafir ketika di dunia, walaupun mungkin saja hatinya tetap beriman, status-nya di akhirat adalah tetap sebagai orang yang beriman, dan di dunia kepadanya diberlakukan hukum kufur.
  3. Golongan terekstrim; menyatakan bahwa pelaku mukaffirah baik di dunia maupun di akhirat tidaklah kafir, selama di hatinya ada tashdiq.

Baik pemahaman al-Wa’īdiyyah maupun Murji’ah dalam masalah ini, kedua-duanya merupakan suatu kesesatan yang nyata.

Dalam menentukan sebuah dosa besar, mukaffirah ataukah bukan, maka Ahlus Sunnah menempuh metode berikut:

Setiap amal (dosa besar) yang padanya terdapat dalil syar`i yang menunjukkan amal tersebut sebagai suatu kekufuran, maka hukum asalnya bahwa amal tersebut adalah mukaffirah, mengeluarkan dari Islam. Demikian pula ketika terdapat nash-nash atau dalil-dalil yang menunjukkan hilangnya iman pada seorang pelaku dosa besar. Hukum kufur atau syirik pada amal tersebut tidak bisa dita’wilkan (menjadi dosa kecil) kecuali ada qarīnah (dalil lain) yang menunjukkan bahwa amal tersebut tidak mengeluarkan pelakunya dari Islam. Kalau ada yang demikian, maka hukum amal tersebut (yang kurang dari kufur atau syirik) ditentukan berdasarkan kandungan seluruh dalil yang terdapat dalam masalah tersebut.

Contohnya perbuatan zina, dalil-dalil yang ada menunjukkan:

  • Bahwa pezina kehilangan imannya.
  • Pezina dihukum cambuk (jadi masih berstatus sebagai muslim, karena apabila murtad, hukumnya adalah dibunuh).
  • Masuknya semua muwahhid (orang yang bertauhid) ke dalam syurga, termasuk pezina dan pencuri.
  • Allah –Subhānahu wa Ta’ālā– mengampuni semua dosa selain syirik, kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya.
  • Adanya orang-orang beriman yang masuk neraka namun pada akhirnya akan dikeluarkan, untuk masuk syurga.

Maka hukum pezina adalah “tetap sebagai orang beriman dengan iman yang kurang”. Apabila ketika di akhirat Allah –Subhānahu wa Ta’ālā– mengampuninya, maka dia akan langsung masuk syurga. Jika tidak, maka dia pun tetap akan masuk syurga, walaupun sebelumnya masuk ke dalam neraka terlebih dahulu[2].

Sedangkan Khawarij, maka mereka hanya memilih dalil-dalil yang menentukan kufurnya orang tersebut (dalil-dalil ancaman), dan Murji’ah, maka mereka hanya akan memilih dalil-dalil yang menunjukkan selamatnya orang tersebut dari semua hukuman (dalil-dalil janji gembira).


[1] Yang termasuk golongan ini adalah Khawarij, Mu’tazilah, Zaydiyyah dan Rafi-dhah (atau Syi’ah). Namun yang paling menonjol dalam pemahamannya adalah Ibadhiyyah (sekte Khawarij) dan Mu’tazilah.

 

[2] Namun jangan sekali-kali menganggap ringan masuk neraka, walaupun hanya sehari –Na’ūdzu billah– sangatlah pediah dan mengerikan sekali!

 

Sumber:

Iman Menurut Ahlus Sunnah Wal Jama’ah” yang disusun oleh Lajnah Ilmiah Hasmi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: