Tinggalkan komentar

Jihad Fii Sabilillah

Saudaraku..Jihad adalah berlelah – lelah mengerahkan segala kemampuan dan kepemilikan secara maksimal dalam menjadikan kalimat Alloh sebagai kedaulatan tertinggi dalam kehidupan manusia secara kaffah dengan berbagai marhalah yang harus ditempuhnya..

Marhalah jihad bisa dalam bentuk da`wah dan tarbiyyah, baik sirri maupun jahri bahkan bisa pula dalam bentuk qital atau pertempuran fisik, semua harus mengikuti syarat-syarat hukum taklifi dan wad`inya.

Saudaraku..

Jihad adalah syari`at Alloh Subhanahu wata’ala yang merupakan bagian penting dari manifestasi aqidah Iman dalam wujud wala wal baro.

Alangkah besar dan agungnya faedah yang akan kita raih dalam menempuh syari`at yang agung ini, di antaranya :

  1. Dengan Jihad, nyatalah siapa yang jujur dalam cintanya dan siapa yang berdusta. Dengan jihad, terbuktilah penghambaan diri seorang manusia kepada Alloh Subhanahu wata’ala.
  2. Dengan jihad, tegak dan tersebar luaslah tauhid dan syari`at Islam.

    Alloh Subhanahu wata’ala berfirman:

    Hai orang-orang yang beriman, sukakah kalian Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kalian dari azab yang pedih? (yaitu) beriman kepada Alloh dan Rosul-Nya dan berjihad di jalan Alloh dengan harta dan jiwa kalian, itulah yang lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahuinya, niscaya Alloh akan mengampuni dosa-dosa kalian dan memasukkan kalain ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan (memasukkan kalian) ke tempat tinggal yang baik di surga ‘Adn. Itulah keberuntungan yang besar. Dan (ada lagi) karunia lain yang kalian sukai (yaitu) pertolongan dari Alloh dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman. (QS. Ash shof [61]:10-13)

  3. Dengan Jihad, kita akan terhindar dari adzab Aloh dan murkaNya di dunia dan di akhirat. Sehingga kaum muslimin hidup di bawah naungan kehidupan yang thoyyibah dan azizah bersih dari kerendahan kekafiran dan orang-orang kafir.

    Rosululloh Shallallahu’alaihi wassalam bersabda :

    “Jika manusia sudah tergantung pada Dinar dan Dirham, berjual beli `inah (bisnis riba), mengikuti ekor-ekor kerbau serta meninggalkan jihad fi sabilllah, niscaya Alloh akan menurunkan balanya dan tidak akan diangkatNya sampai mereka kembali kepada agama mereka”. (Hr. Abu Daud : 3462, Ahmad : 2/27 dan dishohihkan oleh Al Albani dalam Shohih Sunan Abi Daud : 2956)

  4. Para pejuang di medan jihad merupakan manusia paling lurus hidayah kebenarannya dan paling bahagia.

    Alloh Subhanahu wata’ala berfirman :

    Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhoan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Alloh benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (QS. Al `Ankabut [29]:69)

    Dan orang-orang yang gugur pada jalan Alloh, Alloh tidak akan menyia-nyiakan amal mereka. Alloh akan memberi pimpinan kepada mereka dan memperbaiki keadaan mereka. (QS. Muhammad [47]:4-5)

  5. Jihad merupakan sarana terbesar untuk mentarbiyah jiwa dan mentazkiyahnya, baik dzohir maupun bathin.

    Alloh Subhanahu wata’ala berfirman :

    Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kalian yang mutad dari agamanya, maka kelak Alloh akan mendatangkan suatu kaum yang Alloh mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah-lembut terhadap orang-orang mu’min, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Alloh, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Alloh, diberikan-Nya kepada siapa yang dihendaki-Nya, dan Alloh Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. 5:54)

    Sesungguhnya penolong kalian hanyalah Alloh, Rosul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan sholat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Alloh). (QS. 5:55)

    Dan barangsiapa mengambil Alloh, Rosul-Nya dan orang-orang yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut (agama) Alloh itulah yang pasti menang. (QS. 5:56)

  6. Dengan jihad, shof kaum muslimin akan diperteguh dan disatukan dalam bendera kemuliaan.
  7. Untuk di akhirat saudaraku, cukuplah kita renungkan bagaimana Alloh Subhanahu wata’ala bercerita tentang apa yang akan mereka terima :

    Alloh Subhanahu wata’ala berfirman :

    Janganlah kalian mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Alloh itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Robbnya dengan mendapat rizki. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Alloh yang diberikan-Nya kepada mereka. dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka. Bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang besar dari Alloh, dan bahwa Alloh tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman.(Yaitu) orang-orang yang menta’ati perintah Alloh dan Rosul-Nya sesudah mereka mendapat luka (dalam peperangan Uhud). Bagi orang-orang yang berbuat kebaikan di antara mereka dan yang bertaqwa ada pahala yang besar. (QS. 3:169-172)

Semoga kita semua dijadikan Alloh Swt sebagai bagian dari pada Rabbaniyyun Mujahidun fi Sabilillah.. Amiiin.

AAS (10-10-08)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: