2 Komentar

Eksistensi atau Keberadaan Jama’ah-jama’ah Islam

Soal : Apakah berdirinya jama’ah-jama’ah Islamiyyah di negara-negara Islam sebagai wadah yang mengayomi dan mentarbiyyah para pemuda dalam memahami Islam, dianggap sebagai salah satu fenomena positif abad ini?

Jawab :

Eksistensi atau keberadaan jama’ah-jama’ah Islam tersebut mengandung kebaikan bagi kaum Muslimin. Meskipun demikian, hendaknya jama’ah-jama’ah tersebut berusaha keras untuk senantiasa menjelaskan kebenaran disertai dalilnya dan tidak membuat masing-masing mereka berpaling dari sebagian lainnya.

Di samping itu, hendaknya jama’ah-jama’ah tersebut berupaya keras untuk saling bekerja sama, saling mencintai, saling menasihati, saling mengungkapkan kebaikan dan selalu bersikeras untuk mengabaikan segala sesuatu yang dapat mengeruhkan hubungan.

Tidak ada larangan bagi berdirinya jama’ah-jama’ah tersebut selama mereka tetap mendakwahkan kepada Al-Qur’an dan Sunnah Rasul-Nya Salallahu Alaihi Wasalam.

(Fatwa al-Syaikh Ibnu Baz, Majallah al-Buhuts al-Islamiyyah vol. 32 hal. 119)

Soal : Apakah nasihat Syaikh kepada para pemuda yang bergabung dengan jama’ah-jama’ah Islamiyyah tersebut?

Jawab :

Hendaknya mereka menyusun langkah, merumuskan dan mencari cara yang haq (benar), serta selalu berkonsultasi dengan para ahli ilmu saat menemui kesulitan, bekerja sama dengan  jama’ah-jama’ah lain dalam berbagai hal yang dapat memberikan manfaat bagi seluruh kaum muslimin, dengan tetap berpedoman pada dalil-dalil syar’i, menghindari kekerasan dan tidak saling mengolok-olok, senantiasa menggunakan kata-kata dan cara yang baik, menjadikan para ­as-salaf ash-shalih sebagai qudwah (panutan) dan dengan menjadikan kebenaran sebagai landasan dalilnya. Di samping itu, hendaklah mereka pun memperhatikan aqidah yang benar, yaitu aqidah yang dianut oleh Rasulullah saw. dan para sahabatnya ra.

(Fatwa al-Syaikh Ibnu Baz, Majallah al-Buhuts al-Islamiyyah vol. 32 hal. 119)

Iklan

2 comments on “Eksistensi atau Keberadaan Jama’ah-jama’ah Islam

  1. beberapa jamaah mempersyaratkan dalam pernikahan harus mengikuti pangajian yang sama dengan yang diikuti oleh yang memebri syarat. dengan kata lain ikut dibaiat untuk masuk ke dalam jamaahnya. jika tidak dituruti maka lamarannya ditolak. bagaimana dengan fenomena ini?

  2. Assalamu’alaikum

    Gimana kabar temen temen semua? semoga pada sehat. akh ana sangat tertarik dengan blog antum. bisa gak ana minta script gambar bergerak yang judulnya : cari buku disini aja. Kalau boleh tau untuk dapat gambar gambar bergerak gituh carinya dimana yah ?

    kunjungi blog ana. http://www.arrahmaniyah.co.cc
    email ana : bi_yas@yahoo.co.id

    barangkali bisa tukeran link

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: