Tinggalkan komentar

Westernisasi

Westernisasi adalah arus besar dalam dimensi politik, sosial, kultur budaya, pengetahuan dan dimensi-dimensi lainnya untuk mengubah karakter kehidupan bangsa-bangsa di dunia secara umum dan negara-negara Islam khususnya menjadi paham-paham barat. Hal itu dilakukan demi tujuan menghilangkan karakter dasar mereka dan menjadikan mereka anggota keluarga yang loyal terhadap peradaban barat, sehingga kalau kita kerucutkan masalah ini dalam kaitannya dengan akhlaq tentu jawabannya sangat jelas sekali bahwa mereka hendak membuat kaum muslimin lupa akan karakter, kepribadian, tingkah laku dan akhlaq mereka yang seharusnya harus didasarkan pada dua pedoman hidup yang telah Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam tinggalkan untuk mereka pegang sebagai kendali yang akan mengatur seluruh tatanan hidup kaum muslimin dan menggantinya dengan tatanan hidup eropa yang merupakan buatan tangan manusia yang tidak akan lepas dari kekurangan. Kita akui bahwa kemajuan-kemajuan yang dicapai oleh negeri-negeri barat itu tidak semuanya negatif, namun tidak sedikit kaum muslimin yang tidak mampu memilah mana yang sesuai atau tidak bertentangan dengan islam dan mana yang berseberangan dengan syariat yang mulia ini yang telah Allah sempurnakan dan ridloi. Kita ambil salah satu contoh konkrit dalam kehidupan misalnya saja masalah menutup aurat bagi wanita. Saat ini banyak sekali dari kaum wanita yang sudah tidak malu lagi untuk memperlihatkan aurat-aurat mereka di hadapan orang lain, padahal islam telah mengajarkan kaum wanita untuk menjulurkan jilbab mereka ke dada-dada mereka. Dari mana mereka mengadopsi perilaku ini? Apakah islam mengajarkan demikian sehingga mereka dengan “taatnya” langsung mempraktekannya dalam kehidupan mereka? Atau itu adalah budaya orang-orang kafir yang mereka tiru yang akan usang dan akhirnya harus mereka ganti dengan perilaku yang semakin tidak bermoral?

Setidaknya ada dua fakta penting dalam proses westernisasi ini:

  1. Mengadopsi paham dikotomi agama dari negara (sistem sekuler).
  2. Fanatis buta terhadap peradaban barat materealistis yang merambah aspek sosial, moral dan keyakinan, bahkan taqlid buta ini melebihi taqlidnya peradaban barat terhadap kebangkitan Eropa dalam ilmu pengetahuan. Ini mengakibatkan terhapusnya karakter sosok muslim sejati dari dalam jiwa mayoritas umat Islam. Pola hidup kaum muslimin berubah laksana potret tiruan falsafah hidup (world view) masyarakat Eropa yang materealis, mereka ambil sisi terburuk dari Eropa dan melupakan sisi baik berupa kemajuan barat dalam tekhnologi.

Untuk menyikapi ini ada satu jawaban yang menurut ana adalah tepat yaitu adanya tarbiyah yang benar dan murni sesuai dengan apa yang telah diatur dalam al Qur’an dan as-Sunnah. Karena kalau kita mau menengok ayat Alloh Subhanahu wata’ala, maka kita akan dapati adanya larangan untuk menjadikan orang-orang kafir dari orang yahudi dan nasrani sebagai aulia yang berarti teman setia, penolong, pembela dan yang semakna dengan arti-arti tadi. Sebagaimana Allah swt berfirman dalam surat almaidah ayat 51:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِين.

“Wahai orang-orang yang beriman! janganlah kamu menjadikan orang yahudi dan nasrani sebagai teman setiamu, mereka satu sama lain saling melindungi. Barang siapa diantara kamu yang menjadikan mereka sebagai teman setia, maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka. Sungguh Allah tidak memeri petunjuk kepada orang-orang yang dzolim”.

Dan kalau kita kembali kepada sunnah Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam, maka kita akan dapati bahwa beliau telah memberikan kabar bahwa ummat ini akan mengekor kepada ummat terdahulu dari orang yahudi dan nasrani secara total hingga hampir tidak ada yang tidak ditiru oleh kaum muslimin. Walaupun hal ini bersifat khobar akan tetapi sesungguhnya di dalam kabar tersebut ada warning untuk tidak mengikuti mereka karena kedua golongan manusia ini telah dilegitimasi oleh Allah Subhanahu wata’ala sebagai orang yang sesat dan mendapat murkaNya. Sebagaimana sabda beliau dalam shohihain

عن أبي سعيد الخدري رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم لتتبعن سنن من كان قبلكم حذو القذة بالقذة حتى لو دخلوا حجر ضب لدخلتموه قالوا يا رسول الله اليهود والنصارى قال فمن

Dari abu sa’iid alkhudry ra. Bahwa beliau bersabda,’ kalian akan mengikuti sunnah-sunnah orang-orang sebelum kalian secara total, bahkan kalau mereka masuk ke lubang  biawak, maka kalian pasti akan ikut masuk kedalamnya. Para sahabatpun bertanya,’maksud anda orang yahudi dan nasrani?’ beliaupun menjawab,’siapa lagi kalau bukan mereka’.

Satu harga mati yang tidak boleh bagi siapapun untuk ikut campur apalagi merubah tatanan ini adalah apa yang ada dalam al Quran dan as-Sunnah. Sehingga segala sesuatu yang diadakan oleh manusia dimuka bumi ini yang berkaitan dengan dien yang hanif ini harus ditimbang dengan keduanya terlebih dahulu. Kalau hal tersebut sesuai atau tidak bertentangan dengan keduanya maka itulah yang bisa kita ambil dan yang tidak sesuai atau bertentangan itulah yang harus kita campakkan.

Nasehat:

  1. Kepada kaum muslimin untuk bertaqwa kepada Allah Subhanahu wata’ala yang telah memberikan aturan hidup yang jelas-jelas Allah ridloi untuk ummat ini, sehingga mereka memiliki kewajiban untuk mempelajarinya dan mengamalkannya dalam kehidupan mereka.
  2. Kepada orang tua yang bertanggung jawab atas tarbiyyah anak-anak mereka untuk bertaqwa kepada Allah Subhanahu wata’ala, karena anak adalah amanat yang harus dijaga dan dipelihara sehingga orang tua mampu mempertanggung jawabkannya dihadapan Allah Subhanahu wata’ala kelak dengan tidak membiarkan mereka tertarbiyyah di jalanan atau ter-tarbiyyah oleh televisi yang hanya akan merusak kehidupan mereka.
  3. Kepada seluruh kaum muslimin untuk senantiasa saling menasehati dan mengingatkan saudaranya yang berbuat kesalahan

(redaksi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: