1 Komentar

Kunci kemenangan

Tidak ada kata putus asa dan rasa kecewa dalam kamus kehidupan kaum mu`minin. Aqidah kita adalah aqidah kemenangan, agama kita adalah agama kedaulatan. Kewajiban kita adalah memastikan dan mengetahuinya dengan yakin, agar kita hidup dengan jiwa yang dinaungi harapan positif, pandangan yang bersinar dan satu petunjuk di bawah naungan-Nya.

} إِلاَّ تَنصُرُوهُ فَقَدْ نَصَرَهُ اللهُ إِذْ أَخْرَجَهُ الَّذِينَ كَفَرُوا ثَانِيَ اثْنَيْنِ إِذْهُمَا فِي الْغَارِ إِذْ يَقُولُ لِصَاحِبِهِ لا َتَحْزَنْ إِنَّ اللهَ مَعَنَا فَأَنزَلَ اللهُ سَكِينَتَهُ عَلَيْهِ وَ أَيَّدَهُ بِجُنُودٍ لَّمْ تَرَوْهَا وَ جَعَلَ كَلِمَةَ الَّذِينَ كَفَرُوا السُّفْلَى وَ كَلِمَةُ اللهِ هِيَ الْعُلْيَا وَ اللهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ {

“Jikalau tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seseorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, diwaktu dia berkata kepada temannya: “Janganlah berduka cita, sesungguhnya Allah bersama kita”. Maka Allah menurunkan ketenangan kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” [QS. at-Tawbah (9): 40]

Di samping itu, harapan positif dan berbaik sangka kepada Allah subhanahu wata’ala adalah pilar penting bagi seseorang yang menghendaki perubahan. Urgensinya akan semakin jelas saat kita mengerti bahwa sasaran utama musuh-musuh kita adalah lemahnya kepribadian kita, tertanamnya sikap putus asa dan rendah jiwa, agar cita-cita kita memudar dan dororgan kebangkitan dalam jiwa-jiwa kita melemah, karena ummat yang berputus asa tidak akan sanggup berdaya upaya melakukan berbagai hal.

Sesungguhnya ta`at kepada Allah swt dan konsekwen dengan syari`at-Nya merupakan kunci kemenangan dan pintu kedaulatan.

Tidak ada jalan lain bagi ummat ini untuk meraih ketinggian, kemenangan dan kemuliaan kecuali dengan melewati jalur tersebut.

‘Umar al-Farūq ra berkata:

( أِنَّا كُنَّا أَذَلَّ قَوْمٍ، فَأَعَزَّنَا اللهُ بِالإِسْلاَمِ؛ فَمَهْمَا نَطْلُبُ اْلعِزَّةَ بِغَيْرِ مَا أَعَزَّنَا اللهُ بِهِ: أَذَلَّنَا اللهُ )

Sesungguhnya dahulu kami adalah kaum terhina, lalu Allah memuliakan kami dengan Islam. Bagaimanapun kami mencari kemuliaan dari selain apa yang Allah telah muliakan kami, niscaya Allah akan menghinakan kami(HR. al-Hākim: 1/130 dan beliau berkata: Hadits Shahih sesuai syarat al-Bukhāriy dan Muslim, namun keduanya tidak meriwayatkannya)

Atas dasar hal tersebut, Allah swt telah menjadikan kemuliaan dan kehinaan kita di tangan-tangan kita sendiri, bukan di tangan orang lain. Bukti kebenarannya adalah Firman Allah swt di dalam Kitab-Nya:

} أَوَ لَمَّا أَصَابَتْكُم مُّصِيبَةٌ قَدْ أَصَبْتُم مِّثْلَيْهَا قُلْتُمْ أَنَّى هَذَا قُلْ هُوَ مِنْ عِندِ أَنفُسِكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ {

“Dan mengapa ketika kamu ditimpa musibah (pada peperangan Uhud), padahal kamu telah menimpakan kekalahan dua kali lipat kepada musuh-musuhmu (pada peperangan Badar) kamu berkata: “Dari mana datangnya (kekalahan) ini”. Katakanlah: ”Itu dari (kesalahan) dirimu sendiri”. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu” [QS. Āli Imrān (3): 165]

Amal-amal kitalah sebab musibah yang menimpa dan menerpa kita,maka itu pulalah sumber kebangkitan, syarat reformasi serta pilar perubahan yang diharapkan. Allah Ta`ala berfirman :

} إِنَّ اللَّهَ لاَ يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنفُسِهِمْ {

“Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri” [QS. ar-Ra’d (13): 11]

One comment on “Kunci kemenangan

  1. bagus artikelnya..

    sangat berguna…

    terima kasih,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: